PT SOLID GOLD BERJANGKA | PUSAT |
| PT SOLID GOLD BERJANGKA | Singapura bisa torehkan 2.000 kematian akibat Covid-19 setiap tahun Posted: 01 Nov 2021 06:51 PM PDT
PT SOLID GOLD BERJANGKA – SINGAPURA. Kementerian Kesehatan Singapura memprediksi, negara tersebut pada akhirnya akan mencatat sekitar 2.000 kematian akibat Covid-19 per tahun meskipun ada perawatan medis terbaik. Sebagian besar dari mereka adalah orang tua dan mereka yang sudah tidak sehat.
Melansir The Straits Times, menurut Menteri Senior Negara Kesehatan Janil Puthucheary di Parlemen, Senin (1/11/2021), terkait hal tersebut, Pemerintah berupaya menggunakan strategi kombinasi berupa tingkat vaksinasi yang tinggi, suntikan booster, dan kekebalan alami dari infeksi ringan untuk menghentikan penyebaran penyakit sebagai epidemi di sini.
Inilah sebabnya, meskipun Singapura mencanangkan hidup dengan Covid-19, negara itu tidak bisa begitu saja terbuka dan mengambil risiko jumlah kasus melonjak.
"Karena semakin banyak kasus akan menyebabkan semakin banyak tempat tidur ICU yang digunakan, dan melampaui titik tertentu yang akan memaksa kita untuk menerima standar perawatan yang lebih rendah, dan bisa menyebabkan lebih banyak kematian yang bisa dicegah," katanya.
Baca Juga: PT SOLID GOLD BERJANGKA | China: Laporan asal-usul Covid-19 yang dikeluarkan AS tidak bisa dipercaya
Seiring waktu, jumlah absolut kematian akibat Covid-19 akan meningkat meskipun mendapatkan perawatan medis terbaik. Dia memprediksi, virus Covid-19 akan mengakibatkan 2.000 kematian per tahun.
"Kita harus memastikan bahwa setiap orang yang terinfeksi Covid-19 akan menerima perawatan medis yang layak oleh petugas kesehatan dan sistem rumah sakit kita, dan diberi kesempatan terbaik untuk melawan penyakit ini," jelas Janil.
Dia menambahkan, "Situasi saat ini tidak akan bertahan selamanya. Kita pada akhirnya akan bisa keluar dari situasi ini. Akhirnya cukup banyak dari kita yang akan divaksinasi atau akan terinfeksi, sehingga kami akan melihat jumlah kasus turun dan situasi stabil. Di sana kita harus berusaha menjaga jumlah kematian serendah mungkin."
Sumber dari kontan, di edit oleh PT SOLID GOLD BERJANGKA |
| PT SOLID GOLD BERJANGKA | China: Laporan asal-usul Covid-19 yang dikeluarkan AS tidak bisa dipercaya Posted: 31 Oct 2021 08:39 PM PDT
PT SOLID GOLD BERJANGKA – BEIJING. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, pada hari Minggu (31/10) menyebut bahwa laporan terbaru AS mengenai asal-usul Covid-19 tidak bisa dipercaya. Dalam laporan terbarunya, lagi-lagi AS menuding penyakit tersebut menyebar melalui kebocoran laboratorium.
Pada hari Sabtu (30/10), intelijen AS dalam laporannya mengatakan bahwa kemunculan alami dan kebocoran laboratorium adalah hipotesis yang masuk akal untuk menjelaskan bagaimana virus SARS-CoV-2 menginfeksi manusia pertama kali.
Pernyataan tersebut mendapat respons langsung dari Kementerian Luar Negeri China. Melalui situs web resminya, juru bicara kementerian mengatakan bahwa dinas intelijen AS memiliki reputasi untuk melakukan penipuan dan muslihat.
"Kebohongan yang yang diulang seribu kali tetaplah kebohongan. Penelusuran asal usul virus corona baru adalah masalah serius dan kompleks yang harus dan hanya dapat diteliti melalui kerja sama ilmuwan global," ungkap Wang, seperti dikutip Reuters.
Baca Juga: PT SOLID GOLD BERJANGKA | Singapura selidiki lonjakan yang luar biasa dalam kasus rekor COVID-19
China, yang mencatat kasus Covid-19 pertama di dunia, telah secara konsisten membantah tuduhan bahwa virus itu bocor dari laboratorium spesialis di kota Wuhan. China juga telah berulang kali meminta agar AS membuka laboratoriumnya sendiri di Fort Detrick kepada para ahli internasional.
Awal tahun ini sebuah studi bersama oleh China dan WHO sepakat untuk mengesampingkan teori bahwa Covid-19 berasal dari laboratorium. Teori yang paling mungkin adalah bahwa virus menginfeksi manusia secara alami dari hewan liar. Perdagangan hewan liar di pasar Wuhan mungkin jadi pemicunya.
Meski penelitian telah dilakukan bersama WHO, dengan tim yang berisi ahli dari berbagai negara, namun para kritikus menyebut penelitian itu gagal menyelidiki laboratorium Wuhan dan tidak memeriksa data mentah yang diperlukan untuk memahami rute penularan awal virus.
Sebagai langkah lanjutan, bulan lalu WHO membentuk Kelompok Penasihat Ilmiah baru tentang Asal-usul Pandemi (SAGO) dan meminta China untuk menyediakan data mentah untuk membantu penyelidikan baru. Sayangnya, China menolak permintaan tersebut dengan alasan perlindungan privasi pasien.
Sekelompok ilmuwan juga sempat merilis surat terbuka yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus minggu lalu. Mereka mengatakan bahwa komposisi panel SAGO yang diusulkan tidak memiliki keterampilan dan ketidakberpihakan yang diperlukan.
Namun secara umum, kelompok ilmuwan yang kritis terhadap WHO tersebut tetap menyambut baik upaya penelitian lanjutan terkait asal-usul Covid-19.
Sumber dari kontan.co.id, di edit oleh PT SOLID GOLD BERJANGKA |
| You are subscribed to email updates from PT SOLID GOLD BERJANGKA | PUSAT. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |


No comments:
Post a Comment