Wednesday, July 14, 2021

PT SOLID GOLD BERJANGKA | PUSAT

PT SOLID GOLD BERJANGKA | PUSAT


PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Harga emas spot di level US$1.806,07, Rabu (14/7) pagi, dibayangi penguatan dolar

Posted: 13 Jul 2021 07:47 PM PDT

 


PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. Harga emas melemah pada hari Rabu (14/7), terbebani oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) setelah data menunjukkan harga konsumen AS bulan Juni naik terbesar dalam kurun 13 tahun.

 

Kini fokus pasar beralih ke pidato Gubernu Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres.

 

Melansir Reuters pukul 08.28 WIB, harga emas spot datar di level US$1.806,07 per ons troi, pada 0057 GMT. Sedangkan, harga emas berjangka AS turun 0,2% menjadi US$.807,20 per ons troi.

 

Baca Juga: PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Ada PPKM Darurat, ekspor mobil Suzuki diklaim masih berjalan normal

 

Indeks dolar bertahan stabil, setelah melihat persentase kenaikan harian terbaiknya hampir sebulan pada Selasa. Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

 

Harga konsumen AS naik di tengah kendala pasokan dan berlanjutnya rebound dalam biaya layanan terkait perjalanan. Pemulihan ekonomi mengumpulkan momentum, meningkatkan prospek bahwa kekhawatiran inflasi akan berlangsung lama.

 

Setelah data inflasi, fokus pasar bergeser ke The Fed, Gubernur bank sentral akan berbicara di depan Kongres yang akan memberi isyarat tentang kenaikan tekanan harga dan dukungan moneter.

 

Powell telah berulang kali menyatakan bahwa inflasi yang lebih tinggi akan bersifat sementara. Ia mengharapkan rantai pasokan menjadi normal.

 

Baca Juga: Artha Sekuritas: IHSG Rawan Koreksi, Rekomendasi TOWR Hingga WOOD

 

Gedung Putih memperkirakan tekanan rantai pasokan yang memicu inflasi yang lebih tinggi akan mereda dalam "masa depan yang tidak terlalu lama", tetapi tidak dapat mengatakan kapan tepatnya, kata seorang pejabat senior pada hari Selasa.

 

Meningkatnya tingkat infeksi virus corona, didorong oleh varian Delta yang menyebar cepat, memaksa lebih banyak negara di seluruh Eropa untuk memberlakukan kembali pembatasan. Kebijakan ini dapat merusak prospek pemulihan ekonomi kawasan.

 

Di tempat lain, harga perak datar di US$25,97, palladium dan platinum masing-masing naik 0,1% pada US$2.830,14 dan US$1.105,02.

 

Sumber ini dari kontan.co.id, diedit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Ada PPKM Darurat, ekspor mobil Suzuki diklaim masih berjalan normal

Posted: 13 Jul 2021 12:22 AM PDT

 


PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. Agen pemegang merek Suzuki, PT Suzuki Indomobil Motor menyatakan masih melakukan ekspor mobil secara normal di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung pada 3—20 Juli 2021.

 

Production, Planning, & Control, Assistant to Dept Head Suzuki Indomobil Motor Aprianto mengatakan, pada dasarnya pemerintah sangat mendukung aktivitas ekspor mobil Suzuki ke berbagai negara. Pihak Suzuki Indomobil Motor juga terus mematuhi peraturan pemerintah terkait penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri.

 

Ia pun memastikan bahwa kegiatan operasional mulai dari produksi hingga ekspor mobil Suzuki masih sesuai rencana perusahaan. "Tidak ada strategi khusus karena adaptasi kondisi pandemi sudah kami lakukan dengan lebih fokus pada penguatan rantai pasok," ujar dia, Selasa (13/7).

 

Baca Juga: PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Bank Mandiri (BMRI) sesuaikan limit tarik tunai di ATM, ini besarannya

 

Lebih lanjut, Aprianto menyampaikan bahwa target dan negara tujuan ekspor Suzuki Indomobil Motor masih sama seperti awal tahun yang telah dicanangkan. Produk mobil yang menjadi primadona untuk ekspor antara lain Suzuki XL7, New Carry, dan Ertiga.

 

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor mobil completely build up (CBU) Suzuki tercatat sebesar 21.151 unit pada semester I-2021. Adapun ekspor mobil completely knock down (CKD) Suzuki berada di level 10.428 unit pada semester I-2021.

 

Suzuki Indomobil Motor telah mengekspor mobil jenis CBU ke berbagai negara seperti Brunei Darussalam, Kamboja, Filipina, Thailand, Vietnam, Pakistan, Kostarika, Meksiko, Bolivia, Peru, dan lain-lain.

 

Sumber dari kontan.co.id, diedit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

 

No comments:

Post a Comment