PT SOLID GOLD BERJANGKA | PUSAT |
| PT SOLID GOLD BERJANGKA | Stimulus AS US$2 Triliun Bisa Bikin IHSG Mengilap Posted: 06 Apr 2021 07:04 PM PDT PT Solid Gold Berjangka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Rabu (7/4). Namun, penguatan indeks saham terbatas. Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memproyeksikan indeks saham menguat terbatas karena didorong optimisme sentimen global terkait stimulus US$2 triliun yang akan digelontorkan Presiden AS Joe Biden. Selain itu, pergerakan indeks saham saat ini berada di area jenuh jual (oversold). Sehingga, indeks berpotensi mengalami teknikal rebound. "Namun, perlu diwaspadai saat ini pergerakan masih dalam tren bearish jangka menengah," kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Rabu (7/4). Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.920-5.961 dan resistance 6.025-6.048. Sepaham, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyebut indeks saham bisa bergerak di zona hijau jelang rilis data cadangan devisa yang diperkirakan berada dalam rentang stabil pada hari ini. Selain itu, masih tercatatnya arus modal masuk (capital inflow) secara tahun berjalan juga turut menopang indeks. "Pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya. Jelang rilis data perekonomian cadangan devisa pada hari ini disinyalir masih berada dalam kondisi stabil tentunya akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG," bebernya. Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088. Adapun saham-saham pilihannya, yaitu BBCA, AKRA, EXCL, INDF, JSMR, BBNI, SMRA, dan KLBF, Pada perdagangan sebelumnya, yakni Selasa (6/4), IHSG menguat ke 6.002 atau naik 32,48 poin atau 0,54 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp315,51 miliar. |
| PT SOLID GOLD BERJANGKA | BEI ‘Bekukan’ Sementara Saham Kakak Hary Tanoe Posted: 05 Apr 2021 08:12 PM PDT PT Solid Gold Berjangka - Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan saham (suspensi) PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA), milik kakak Hary Tanoesoedibjo, yaitu Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo. Lewat surat Peng-SPT-00065/BEI.WAS/04-2021, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan menyebut suspensi dilakukan karena ZBRA mengalami kenaikan harga kumulatif signifikan.
"Dalam rangka cooling down, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Zebra Nusantara Tbk," jelasnya dikutip Selasa (6/4).
Penghentian sementara perdagangan Saham ZBRA dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar mempertimbangkan secara matang, berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.
Suspensi dilakukan pada perdagangan Senin (5/4) dan kembali dibuka pada hari ini, Selasa (6/4).
Mengutip RTI Infokom, sejak sebulan terakhir emiten terpantau mengalami kenaikan sebesar 800 persen.
Pada Senin (1/3), harga ZBRA hanya dibanderol senilai Rp68 per saham, kenaikan harga kemudian terjadi secara konsisten sepanjang Maret dan awal April hingga harga saham bertengger di level 540 pada Kamis (1/4).
|
| You are subscribed to email updates from PT SOLID GOLD BERJANGKA | PUSAT. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |


No comments:
Post a Comment